Launching Produk Unggulan Tempe dan Selai Kacang Tanah oleh Mahasiswa KKN 89 UTM

KKN 89 Universitas Trunojoyo Madura
(Foto KKN 89 UTM Bersama Masyarakat Saat Launching Produk Unggulan. Foto: Ubaid/KKN89)
Bangkalan - Produk unggulan daerah merupakan suatu barang dan jasa yang dimiliki dan dikuasai oleh suatu daerah yang dimana mempunyai nilai ekonomis serta memiliki daya saing. Di dalam suatu daerah tentunya memiliki potensi berbeda-beda, salah satu potensinya adalah kacang tanah yang ada di Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Kacang tanah yang ada di Desa Lomaer ini setelah dilakukannya proses pemanenan, kacang tanah langsung dijual tanpa diolah terlebih dahulu. Hal tersebut membuat kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 89 Tematik Mandiri Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan seminar untuk mengolah kacang tanah menjadi produk yang dapat meningkatakan perekonomian masyarakat.

Seminar produk unggulan ini diselenggarakan pada hari Selasa, 16 Juli 2019 di rumah kasun Dusun Galisen, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Produk unggulan yang diusulkan oleh mahasiswa KKN 89 UTM yaitu tempe dan selai yang terbuat dari kacang tanah. Kedua produk ini sangat cocok digunakan untuk berwirausaha karena tidak membutuhkan modal yang cukup besar dan cara membuatnya juga sangat mudah. Kacang tanah sendiri memiliki manfaat dan kandungan  harga kacang yang terjangkau, kaya akan protein dan antioksidan, serta memiliki serat yang lebih tiggi daipada sayur-sayuran lainnya.
KKN 89 Universitas Trunojoyo Madura
(Proses Launching Produk Unggulan KKN89 UTM. Foto: Ubaid/KKN89)
Bahan utama dari tempe kacang tanah adalah 1 kg kacang tanah dan ½ sdt ragi tempe. Cara pembuatannya yaitu merendam kacang tanah mentah ke dalam air panas selama ±15 menit dan kemudian dilakukan proses pengelupasan kulit kacang tanah. Setelah itu, kacang tanah direbus hingga mendidih sebanyak dua kali. Kacang tanah yang sudah direbus, direndam dengan air rebusan tersebut agar kacang tanah dapat mengalami proses inhibisi. Pada hari ketiga, kacang tanah tersebut dikukus selama ±1 jam dan didinginkan. Ragi yang sudah disiapkan, ditaburkan diatas kacang tanah tersebut dan diratakan. Kacang yang sudah diberi ragi pun siap dikemas seperti tempe kedelai pada umumnya. Sedangkan bahan utama dari selai kacang tanah adalah ¼ kg kacang tanah, 1 sdm minyak sayur, 1 bungkus susu kental manis (bisa diganti dengan 1 bungkus madu), 2 sdm gula halus, dan garam secukupnya. Cara pembuatannya yaitu dengan memanaskan kacang tanah tersebut dengan cara disangrai hingga warnanya berubah kecoklatan. Kemudian kacang ini dikuliti hingga bersih lalu dimasukkan ke dalam food processor dan dihaluskan sampai terksturnya benar-benar lembut. Setelah itu, selai yang sudah jadi dicampur dengan gula halus, garam, dan minyak secukupnya serta aduk hingga rata. Selai yang sudah jadi, dikemas dengan kemasan cup dan simpan di dalam lemari es agar teskturnya lebih kental.
KKN 89 Universitas Trunojoyo Madura
(Produk Unggulan KKN 89 UTM. Foto: Ubaid/KKN89)
Warga setempat sangat antusias mengikuti seminar ini dan banyak warga yang bertanya mulai dari harga dan cara pemasaran, proses pengemasan produk yang menarik, dan lain-lain. Dengan produk usulan ini, diharapkan potensi desa dapat dikembangkan lebih baik lagi sehingga dapat meningkatkan pendapatan tiap rumah tangga yang ada di Desa Lomaer.

Penulis: Ubaidillah
Editor: Amin

Komentar (0)

Posting Komentar