BI Gelar Festival Ekonomi Syariah “Mudah Dan Murah Berwisata Halal”

BI Gelar Festival Ekonomi Syariah   “Mudah Dan Murah Berwisata Halal”
(Foto: Wulan/Mahasiswa UTM)
Surabaya - Bank Indonesia kembali menggelar festival ekonomi Syariah tahunan yaitu Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Indonesia 2019, yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur.  Penyelenggaraan FESyar merupakan salah satu sarana untuk menampilkan dan mempromosikan produk maupun kegiatan terkait ekonomi Syariah secara terstruktur di seluruh wilayah Indonesia.

Rangkaian kegiatan FESyar Indonesia 2019 meliputi Shari’a Economic Forum dan Shari’a Economic Fair. Kegiatan Shari’a Economic Fair merupakan rangkaian acara yang salah satunya diisi dengan talkshow “Mudah dan Murah Berwisata Halal” yang diadakan di Exhibition Hall – Grand City Convex Surabaya pada Sabtu (9/11/19).

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini sebenarnya dapat menjadi potensi yang bagus bagi Indonesia dalam mengembangkan industri berbasis halal salah satunya produk jasa yaitu wisata halal. Produk-produk bertandakan “Halal” sangatlah penting bagi masyarakat Indonesia. Pengertian halal sendiri adalah segala objek atau kegiatan yang diizinkan untuk digunakan atau dilaksanakan, dalam agama Islam.

“Wisata halal adalah wisata yang mengakomodir kepentingan umat muslim dalam memberikan kemudahan untuk beribadah seperti menyediakan fasilitas-fasilitas untuk beribadah termasuk menyediakan air wudhu, menyediakan makanan halal, memberikan infomasi waktu untuk beribadah, dan adanya penghormatan untuk budaya umat muslim seperti menghargai orang yang berhijab tanpa adanya diskriminasi didalamnya.” Ujar Dr. Sri Endah Nurhidayati S.Sos., M.Si sebagai salah satu pembicara.
“Wisata halal secara internasional sudah ada sejak 15 tahun yang lalu tetapi di indonesia baru berkembang dan menjadi semacam lifestyle. Indonesia bukan negara pertama yang mengeluarkan wisata halal tetapi ada Thailand, Jepang, Singapura.  Di luar negeri di negara-negara non muslim justru mengembangkan bentuk halal destination seperti di negara Thailand memiliki hotel syariah dan restoran halal. Jadi pariwisata halal bukan hanya sebuah prduk tetapi perspektif baru.” Sahut Barry Kusuma, sebagai salah satu pembicara.

Selain berwisata halal yang mudah, pada talkshow ini juga memberitahukan bagaimana cara agar bisa berwisata yang murah seperti yang dikatakan bapak Jon Sedi, “Murah adalah harga diskon. Berwisata lah pada saat awal puasa atau awal ramadhan karena tiket pesawat dan hotel murah.  Di traveloka menyediakan banyak promosi tiket pesawat. Pada apilikasi traveloka sengaja dipasang pengingat pemberitahuan jika ada promosi tiket pesawat. Dan pada tahun ini traveloka sudah melakukan 2x epic sale yaitu harga hotel dijual dengan diskon hingga 80% real”.

Berwisata yang mudah adalah persepektif yaitu memahami konsep besar mengenai wisata halal seperti gaya hidup syariah sebagai seorang muslim. Murah adalah cara kita melihat kesempatan yaitu bagaimana kesempatan dari sebuah apilikasi ecommerce bisa mewujudkan rencana wisata murah ke suatu destination.

Kegiatan talkshow “Mudah dan Murah Berwisata Halal” memberikan banyak sekali pengetahuan dan membuka wawasan saya dan teman-teman tentang memilih wisata yang ramah, murah dan cocok untuk para umat muslim.

Penulis : Wulan Sari Ramadhania 170221100133
(Dosen Pengampu : Robiatul Auliyah, S.E., MSA.)

Komentar (0)

Posting Komentar