Sukuk Tabungan (ST) 006 diterbitkan Pemerintah Pertama kali di Dunia

Sukuk Tabungan (ST) 006 diterbitkan Pemerintah Pertama kali di Dunia

Sukuk Tabungan seri ST 006 adalah produk investasi syariah yang diterbitkan  pemerintah dalam Kementerian Keuangan kepada individu Warga Negara Indonesia (WNI) yang aman, terjangkau, menguntungkan dan sesuai syariah. Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel seri ST006 ini, Pemerintah akan membiayai proyek ramah lingkungan di lima sektor yakni energi yang terjangkau dan bersih; kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; kota dan komunitas yang berkelanjutan; dan aksi iklim. Hal ini diharapkan dapat mengatasi dampak perubahan iklim dan adaptasi atas perubahan iklim yang telah terjadi.

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini dikelola dengan prinsip-prinsip Islami, tidak mengandung unsur masyir (judi), gharar (ketidakjelasan), usury (riba), dan sudah dinyatakan syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Sukuk Tabungan memiliki imbalan mengambang dengan batasan minimal (floating with floor) sebesar 6,75% p.a dan mengacu pada BI 7-Day Reverse Repo Rate. Imbalan Mengambang disini yaitu besaran imbalan Sukuk Tabungan akan disesuaikan dengan perubahan BI 7-Day Reverse Repo Rate setiap tiga bulan sekali, Sedangkan imbalan minimal yaitu tingkat imbalan pertama yang ditetapkan akan menjadi imbalan minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo.

Produk investasi khusus investor ritel yang berdasarkan prinsip-prinsip Islami ini akan bisa dipesan online setelah Kementerian Keuangan mengeluarkan masa penawaran sukuk tabungan ST-006 pada November 2019, dengan menawarkan imbal hasil yang cukup besar.
Bagaimana Cara Berinvestasi Sukuk Tabungan Seri ST006?
Cara mendapatkan Sukuk Tabungan Seri ST006 bisa dibilang sangat mudah, mengutip dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia,
Adapun caranya seperti ini (tersedia dalam infografis beserta keterangannya):

1. Registrasi
Proses pendaftaran Calon Investor melalui Sistem Elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (MiDis). Memasukkan data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga.
Calon investor yang belum memiliki nomor SID, rekening dana, dan/atau rekening surat berharga, akan dibantu oleh Mitra Distribusi.
*Nomor Tunggal Identitas Pemodal (Single Investor Identification/SID) adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

2. Pemesanan
Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan ST006 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ST006.

3. Pembayaran
Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email atau SMS sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi.
Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi
Setelah pembayaran, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi ST006 pada tanggal setelmen.

Penulis: Nurul Musfiratun 170221100032
(Dosen Pengampu : Robiatul Auliyah, S.E., MSA.)

Komentar (0)

Posting Komentar